Sistem Trading Martingale Jadi Naga Atau Jadi Cacing

Strategi Martingale berawal  dari perhitungan permainan tebak menebak oleh Paul Pierre Lavy yang telah popular di prancis sejak abad 18, dimana dalam sekali menebak pemain akan mendapatkan hadiah, tapi jika tebakannya salah maka pemain akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan hadiah tersebut dan dalam hal ini untuk memenangkan permainan itu si pemain biasanya mempunyai strategi dengan menggandakan jumlah tebakannya. Sehingga dalam satu putaran saja si pemain akan mendapatkan hadiah tersebut dan bonus-bonus lainnya serta menutupi kerugian diawal permainannya.

Dalam dunia trading sistem Martingale merupakan suatu trading style yang memungkinkan seorang trader bisa mendapatkan keuntungan yang luar biasa atau menderita kerugian yang sangat besar juga. Untuk itu diperlukan strategi money manajemen yang tepat dan strategi enter posisi di waktu yang tepat pula tergantung dari capital fund yang dimiliki oleh trader tersebut. Untuk mendapatkan setingan yang sesuai dengan capital fund yang dimiliki oleh trader biasanya yang paling utama diperhatikan adalah laverage, semakin besar nilai laveragenya maka semakin nyaman kita menerapkan strategi martingel dan semakin mengecil laveragenya maka capital fund yang dibutuhkan semakin besar. Contoh sederhana misalnya kita menggunakan trading strategi martingel BUY di laverage 1 : 100 dengan menggandakan lotnya per 30 poin maka dana yang dibutuhkan jika harga mengalami penurunan sampai 120 poin maka capital fund yang dibutuhkan adalah sekitar $ 31.000 US belum termasuk cadangan capital fund untuk menahan pergerakan harga, jadi kurang lebih capital fund untuk laverage 1: 100 dengan sistem Martingale ini yang dibutuhkan diatas $ 50.000 US.

sistem trading martingale
sistem trading martingale

Bagaimana dengan laverage yang lebih besar misalnya 1:1000 atau bahkan 1 : 2000, untuk laverage yang lebih besar maka sistem trading martingale ini menjadi sebuah strategi yang cukup kompetitif akan tetapi tetap memperhatikan timing yang pas dan range pergerakan harga yang masuk akal. Dalam hal ini maksudnya adalah jika kondisi seperti BREXIT kemarin maka strategi ini pasti akan menjadi macan yang siap menerkam para trader sekalian berapapun laverage yang digunakan. Idealnya strategi ini idelnya cocok digunakan saat pasar di kondisi SIDEWAYS dengan perhitungan poin enter posisi antara 10 – 30 poin per penurunan atau kenaikan tergantung dari posisi yang kita ambil, untuk itu dibutuhkan kemampuan para trader untuk membaca sebuah trend pasar apakah up/down trend atau sideways.

CONCLUSION

Sistem trading martingale ini akan sangat ideal jika diterapkan dengan kondisi sebagai berikut:

  1. Laverage tinggi ( 1 : 500 keatas )
  2. Kondisi pasar sideways
  3. Time trading sekitar market asia dan setelah tutup market amerika
  4. Jangan diterapkan pada saat berita ekonomi dikeluarkan

Demikian ulasan dari saya tentang sistem trading martingale ini kurang lebihnya mohon dimaafkan dan apabila ingin berdikusi lebih lanjut silahkan hubungi no 085858420500.

Note:

Berikut saya lampirkan EA atau robot trading yang sudah cukup terkenal di dunia persilatan forex yaitu indrascalping trading EA. Mohon perhatikan role-role yang diberikan agar dikemudian hari tidak kecewa pada hasilnya. Silahkan download DISINI